loading...
Meski tinggal hitungan hari menuju Ramadan, namun para Salafus Shalih sering berdoa dan mengamalkanya jauh sebelum sebelum Ramadan tiba. Foto ilustrasi/Sindonews
Ada doa-doa agar bisa dipertemukan atau disampaikan ke bulan Ramadan 1447 Hijriah. Meski tinggal hitungan hari menuju Ramadan, namun para Salafus Shalih sering mengamalkanya jauh sebelum sebelum Ramadan tiba. Mereka sungguh-sungguh berdoa agar dipertemukan dengan bulan mulia tersebut.
3 Doa agar Disampaikan ke Bulan Ramadan :
1. Doa Pertama
Doa pertama yang bisa dibaca kaum muslim diketengahkan dalam Hadis berikut. Doa ini cukup mashur di kalangan muslim
اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبَ وَ شَعْبَانَ وَ بَلِغْنَا رَمَضَانَ
Allahumma baariklanaa fii Rojaba wa Sya'baana wa ballighnaa Romadhon.
Artinya: "Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta pertemukanlah kami dengan bulan Ramadan." (Hadits riwayat Al-Baihaqi dan at-Thabrani)
Baca juga: Peristiwa Penting di Bulan Syaban, Turunnya Perintah Puasa di Bulan Ramadan
2. Doa Kedua
Dari 'Ubadah bin ash-Shamith berkata bahwa Rasulullah ﷺ mengajari para sahabat doa ini. Doa ini juga selalu dibaca ulama Tabi'in, Yahya bin Abi Katsir menjelang bulan Ramadan.
أللهمَّ سَلِّمْنِي مِنْ رَمَضَانَ، وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِي، وَتَسَلَّمْهُ مِنِّي مُتَقَبَّلًا
Allahumma sallimnii min Romadhona wa sallim Romadhona lii, wa tasallamhu minnii mutaqabbalaa.
Artinya: "Ya Allah, sampaikan aku (dengan selamat) menuju bulan Ramadan. Sampaikanlah Ramadan kepadaku, dan terimalah amal ibadahku (di bulan) Ramadan." [Hilyatul Auliya' (1/4200]
3. Doa Ketiga
Doa berikutnya bisa dengan membaca doa doa yang diajarkan oleh Nabi SAW berikut. Beliau mengajarkan doa ketika melihat hilal (bulan baru):
اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيمَانِ، وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ، وَالتَّوْفِيقِ لِمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى، رَبُّنَا وَرَبُّكَ اللَّهُ
Allahu Akbar, Allahumma ahillahu 'alaina bil amni wal imaani, wassalaamati wal Islaami, wattaufiiqi limaa tuhibbu wa tardha, Robbunaa wa Rabbukallah.
Artinya: "Allah Maha Besar, Ya Allah tampakkan hilal itu kepada kami dengan membawa keamanan dan keimanan, keselamatan dan Islam, serta taufiq yang membimbing kami menuju apa yang Engkau cintai dan Engkau ridhai. Tuhan kami dan Tuhan kamu (wahai bulan) adalah Allah." (HR ad-Darimi 1729). Hadis serupa dengan sedikit perbedaan redaksi diriwayatkan Imam Ahmad dan at-Tirmidzi).
Baca juga: Asal-usul dan Sejarah Singkat Disyariatkannya Puasa Ramadan
(wid)


















































