48 Ton Beras dan Logistik Kebencanaan Dikirimkan ke Korban Gempa NTT

7 hours ago 4

loading...

Kementerian Sosial mengirimkan 48 ton beras dan logistik untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak gempa bumi M7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto/Ist

JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) mengirimkan 48 ton beras untuk memperkuat pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pada saat yang sama, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono juga berangkat ke NTT untuk memperkuat penanganan sosial dan memastikan bantuan menjangkau warga yang membutuhkan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan seluruh jajaran Kemensos telah bergerak sejak gempa mengguncang NTT pada Sabtu (15/8/2026) pagi. Selain beras, Kemensos telah menggerakkan berbagai logistik kebencanaan dengan nilai awal sekitar Rp4,52 miliar.

Baca juga: Gempa NTT M7,7 Memicu Tsunami Mengulang Sejarah Gempa Flores 1992

“Kita kirim 48 ton beras untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak. Pak Wamen Agus Jabo juga berangkat ke NTT untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan cepat, bantuan sampai kepada masyarakat, dan kebutuhan-kebutuhan yang masih kurang segera kita penuhi,” kata Gus Ipul dalam keterangannya, Sabtu (15/8/2026)..

Menurut Gus Ipul, kehadiran Wamensos di lokasi diperlukan untuk memperkuat koordinasi terkait penyaluran bantuan. Kemensos juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Tagana, BPBD, Basarnas, TNI-Polri, serta unsur lain yang terlibat dalam penanganan bencana.

“Sekarang yang paling utama adalah menyelamatkan dan melindungi warga. Pastikan pengungsi mendapatkan tempat yang aman, makanan tersedia, kelompok rentan terlayani, dan pendataan korban dilakukan secepat mungkin tetapi tetap akurat,” ujarnya.

Baca juga: Penyebab Gempa M7,7 NTT, BMKG: Aktivitas Sesar Back Arc Flores

Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang NTT pada pukul 04.58 WIB atau 05.58 WITA. Episenter gempa berada di laut sekitar 30–38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |