loading...
Kapal induk USS Abraham Lincoln Angkatan Laut Amerika Serikat. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei ancam tenggelamkan kapal induk AS. Foto/TWZ
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah mengancam akan menenggelamkan kapal induk Amerika Serikat (AS) ke dasar laut jika perang pecah. Ancaman itu disampaikan ketika Washington menumpuk aset-aset tempurnya di Timur Tengah.
Saat ini, kapal induk USS Abraham Lincoln bersama kelompok serangnya sudah siaga di Timur Tengah—tepatnya di lepas pantai Oman. Kapal induk kedua, USS Gerald R. Ford, sedang dalam perjalanan ke Timur Tengah.
Baca Juga: AS-Iran di Ambang Perang, Rusia dan China Gabung Latihan Perang Teheran
"Presiden AS terus mengatakan ‘militer kita adalah militer terkuat di dunia’; militer terkuat di dunia terkadang dapat menerima tamparan sedemikian rupa sehingga tidak dapat lagi berdiri tegak," kata Khamenei di depan para pengikutnya.
“Mereka terus mengatakan, ‘kami telah mengirim kapal induk ke arah Iran’. Oke, tentu saja kapal induk adalah alat yang berbahaya, tetapi yang lebih berbahaya daripada kapal induk adalah senjata yang dapat menenggelamkannya ke dasar laut," lanjut Khamenei.
Khamenei tidak merinci senjata Iran apa yang bisa menenggelamkan kapal induk Amerika.
Terlepas dari benar tidaknya ada senjata Iran yang dapat menenggelamkan kapal induk AS, protokol Angkatan Laut AS telah dirancang untuk memastikan bahwa tindakan semacam itu akan menjadi langkah terakhir dari rezim musuh mana pun.
Mengutip laporan dari WION News, Kamis (19/2/2026), adatujuh hal yang akan terjadi jika Iran menenggelamkan kapal induk Amerika; entah USS Abraham Lincoln atau pun USS Gerald R. Ford.
7Hal yang Akan Terjadi Jika Iran Tenggelamkan Kapal Induk AS
1. Pembalasan Otomatis (Aturan SROE)
Berdasarkan Standing Rules of Engagement (SROE), komandan kelompok serang kapal induk tidak memerlukan izin dari Gedung Putih untuk membalas tembakan setelah tindakan permusuhan terdeteksi.


















































