AS Tak Peduli 8 Negara NATO Kerahkan Tentara, Tetap Akan Caplok Greenland

10 hours ago 6

loading...

Sudah delapan negara NATO Eropa kerahkan tentara mereka ke Greenland. Namun, itu tak ubah pendirian Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Foto/Screenshot video Al Jazeera

NUUK - Delapan negara NATO Eropa, yakni Denmark, Prancis, Jerman, Swedia, Norwegia, Finlandia, Belanda, dan Inggris sudah mengerahkan tentara mereka ke Greenland pada saat pulau otonom Denmark itu terancam dicaplok oleh Amerika Serikat (AS). Namun, Gedung Putih menegaskan langkah negara-negara Eropa itu tidak akan mengubah pendirian Presiden Donald Trump untuk mengakuisisi pulau terbesar di dunia tersebut.

Trump mengatakan Greenland seharusnya menjadi milik AS dan tidak mengesampingkan kemungkinan merebutnya dengan kekerasan.

AS dan Denmark terus berselisih mengenai masa depan Greenland setelah pembicaraan tingkat tinggi diadakan di Gedung Putih gagal mengubah pendirian Trump. Menurut Trump, Washington perlu memiliki pulau tersebut karena alasan keamanan nasional.

Baca Juga: 3 Tentara NATO Kerahkan Tentara ke Greenland, Waswas Dicaplok AS

"Saya rasa pasukan di Eropa tidak memengaruhi proses pengambilan keputusan presiden, dan sama sekali tidak memengaruhi tujuannya untuk mengakuisisi Greenland," kata juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, seperti dikutip Reuters, Jumat (16/1/2026).

Setelah pertemuan di Gedung Putih yang menemui jalan buntu, Trump mengulangi pernyataannya bahwa Denmark tidak dapat diandalkan untuk melindungi Greenland jika Rusia atau China ingin mendudukinya.

Greenland dan Denmark mengatakan pulau itu tidak untuk dijual dan ancaman penggunaan kekuatan AS adalah tindakan yang gegabah.

Menteri Pertahanan Denmark, Troels Lund Poulsen, mengatakan dari Kopenhagen bahwa dia belum memiliki angka pasti untuk perluasan kehadiran pasukan NATO di Greenland yang direncanakan.

"Tetapi jelas bahwa sekarang kita akan dapat merencanakan kehadiran yang lebih besar dan lebih permanen sepanjang tahun 2026 dan itu sangat penting untuk menunjukkan bahwa keamanan di Arktik bukan hanya untuk Kerajaan Denmark, tetapi untuk seluruh NATO," katanya.

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |