Bandara Madinah Layani Jamaah Haji Lansia dengan Kursi Roda dan Golf Car Gratis

3 hours ago 1

loading...

Jemaah haji lanjut usia (lansia) mendapat layanan kursi roda dan mobil golf secara gratis di Bandara Amir Mohammad Bin Abdul Aziz Madinah, Arab Saudi. Foto/Nur Wijaya Kesuma

MADINAH - Beragam layanan dan fasilitas siap menyambut jamaah haji lanjut usia (lansia) dan disabilitas dari seluruh dunia di Bandara Amir Mohammad Bin Abdul Aziz Madinah. Sejumlah fasilitas yang disiapkan antara lain kursi roda dan mobil golf. Golf car atau mobil golf disiagakan di Terminal Haji untuk mengantar jamaah dari terminal kedatangan menuju ruang tunggu jamaah atau Hajj Pavilion.

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Abdul Basir mengungkapkan, jamaah lansia yang memerlukan bantuan saat berjalan dapat menggunakan fasilitas kursi roda yang tersedia di bandara. Operasional kursi roda akan dibantu oleh petugas haji daker bandara yang bersiaga di lokasi kedatangan jamaah.

Baca juga: 9.884 Jemaah Haji Indonesia dari 25 Kloter Tiba di Madinah

Abdul Basir menegaskan, fasilitas tersebut dapat diperoleh jamaah tanpa dipungut biaya. “Bagi jamaah yang memanfaatkan jasa dorong kursi roda dan golf car tidak ada biaya yang dibebankan kepada jamaah atau gratis,” kata Abdul dalam keterangannya, Jumat (24/4/2026).

Tak hanya bagi lansia, para jamaah haji perempuan pun mendapatkan layanan dari petugas haji Indonesia Daker Bandara. Layanan tersebut berupa akses konsultasi dari petugas bimbingan ibadah perempuan.

“Untuk layanan ramah perempuan, cenderung untuk program bimbingan ibadah terkait fiqih perempuan. Jamaah haji kita banyak perempuan, mereka perlu konsultasi fiqih perempuan itu harusnya kepada petugas pembimbing ibadah perempuan,” katanya.

Baca juga: Distribusi Konsumsi Jemaah Haji 2026 di Madinah Kini Berbasis Digital

Layanan ini tak hanya didapatkan di Bandara Madinah, namun juga Bandara Jeddah dan sejumlah daker seperti Madinah dan Makkah. Berdasarkan data, dari total 203.320 orang jamaah haji reguler Indonesia, sekitar 80 persen masuk dalam kategori risiko tinggi.

Sebanyak 33 ribu orang dari jumlah tersebut merupakan jamaah lansia di atas usia 65 tahun. Sedangkan jamaah perempuan jumlahnya mencapai 56 persen dari total 221 ribu jamaah Indonesia yang berangkat ke Tanah Suci.

(shf)

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |