loading...
Fasilitas ini dirancang untuk menjawab keraguan publik mengenai ketangguhan kendaraan listrik di medan ekstrem. Foto: BYD Indonesia
ZHENGZHOU - Di jantung wilayah Zhengzhou, Tiongkok, ada bukit pasir menjulang setinggi 29,6 meter dengan kemiringan ekstrem 28 derajat.
Namun, ini bukanlah fenomena alam. Ini adalah sebuah rekayasa teknik gila di dalam ruangan tertutup, tersusun dari 6.200 ton pasir yang didatangkan khusus untuk meniru tekstur Gurun Alxa di Mongolia.
Tak jauh dari situ, berdiri kompleks pabrik seluas 10 kilometer persegi di mana 98 persen pekerjaan pengelasan dikerjakan oleh robot, bukan manusia.
Dua fasilitas monumental yang diresmikan oleh BYD ini—Sirkuit All-Terrain dan Super Factory Zhengzhou—bukan sekadar infrastruktur.
Keduanya adalah deklarasi supremasi teknologi dari raksasa otomotif yang kini memimpin penjualan New Energy Vehicle (NEV) global. BYD tidak lagi hanya berbicara tentang memproduksi mobil; mereka sedang mendefinisikan ulang standar ketahanan dan efisiensi manufaktur dunia.
Laboratorium Penyiksaan Bernama Sirkuit All-Terrain

Belum lama ini, SindoNews datang langsung ke Zhengzhou, China, untuk melihat dan merasakan langsung sirkuit segala medan untuk NEV tersebut.
Sirkuit ini memegang sertifikasi Guinness World Records sebagai fasilitas pendakian bukit pasir dalam ruangan tertinggi dan terbesar untuk pengujian mobil.
Di sinilah SUV perkotaan hingga off-roader berat diuji batas kemampuannya. Namun, bukit pasir hanyalah satu dari delapan zona "penyiksaan" yang disiapkan.

Zona pengalaman tersebut mencakup Bukit Pasir dalam Ruangan, Lingkaran Gesekan Rendah (Low Friction Circle), Kick-Plate, Kolam Rendam, Paddock Dinamis, Trek Balap, Taman Off-Road, dan Area Perkemahan.
Salah satu fitur paling mencolok adalah tanjakan bukit pasir yang tinggi menjulang. Di sini, teknologi platform e4 pada model Yangwang U8 dipertontonkan secara dramatis.


















































