Iran Janji Perluas Perang ke Luar Kawasan Jika AS-Israel Luncurkan Agresi Lagi

14 hours ago 6

loading...

IRGC Iran janji perluas perang hingga ke luar kawasan jika AS dan Israel luncurkan agresi lagi. Foto/Tehran Times

TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran berjanji akan memperluas perang hingga ke luar kawasan jika agresi Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Teheran diulangi lagi. Menurut IRGC, pasukannya akan memberikan pukulan dahsyat dari tempat-tempat yang tidak dapat dibayangkan oleh musuh.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Rabu, IRGC mengeluarkan peringatan yang secara langsung ditujukan kepada AS, dengan mengatakan bahwa Amerika dan Zionis Israel telah gagal belajar dari kekalahan strategis besar berulang kali di tangan Revolusi Islam dan sekali lagi menggunakan ancaman.

Baca Juga: Negosiasi Berada di Tahap Akhir, AS Serang Iran Jika Gagal Capai Kesepakatan

“Meskipun mereka menyerang kami dengan kekuatan penuh dua angkatan bersenjata—angkatan bersenjata termahal di dunia—kami tidak mengerahkan seluruh kemampuan Revolusi Islam untuk melawan mereka,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

“Namun sekarang, jika agresi terhadap Iran diulangi, perang regional yang telah dijanjikan kali ini akan meluas ke luar kawasan, dan pukulan telak kami akan membawa kalian pada kehancuran total di tempat-tempat yang tidak dapat kalian bayangkan," paparnya.

Pernyataan tersebut, yang dikeluarkan merujuk ayat Al-Qur'an: “Maka perangilah pemimpin-pemimpin kekufuran itu. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang tidak dapat dipegang janjinya, agar mereka berhenti"—(Surah At-Taubah, ayat 12)—, mengatakan bahwa IRGC akan menunjukkan kekuatannya di medan perang, bukan melalui pernyataan kosong atau halaman media sosial.

“Kami adalah prajurit, dan kalian akan melihat kekuatan kami di medan perang, bukan dalam pernyataan kosong atau halaman media sosial,” kata IRGC. “Dan tidak ada kemenangan kecuali dari Allah Yang Maha Kuasa, Yang Maha Bijaksana.”

Peringatan tersebut muncul di tengah meningkatnya retorika perang dari Presiden AS Donald Trump, yang dalam beberapa hari terakhir mengancam akan melancarkan serangan baru terhadap Iran jika diskusi diplomatik tidak langsung tidak menghasilkan kesepakatan.

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |