loading...
Ketika Sadio Mane Kubur Mimpi Mohamed Salah: Senegal vs Maroko di Final Piala Afrika 2026
Panggung semifinal Piala Afrika 2026 menghadirkan dua kisah dramatis yang berujung pada satu takdir pahit bagi Mohamed Salah . Di dua stadion berbeda, harapan Mesir untuk mengangkat trofi kembali kandas, sementara Senegal dan tuan rumah Maroko memastikan tempat di partai puncak akhir pekan ini.
Laga paling emosional tersaji ketika Senegal berhadapan dengan Mesir. Di duel yang sarat gengsi dan kenangan Liverpool, Sadio Mane kembali menjadi mimpi buruk bagi mantan rekan setimnya, Mohamed Salah. Satu gol Mane sudah cukup mengantar Senegal ke final sekaligus memadamkan asa Salah untuk pertama kalinya mengangkat trofi AFCON bersama negaranya.
Bagi Salah, kekalahan ini terasa amat menyakitkan. Berkali-kali mendekati gelar, sang kapten Mesir kembali harus menyaksikan mimpi besarnya runtuh, kali ini oleh pemain yang pernah berdiri di sisinya di Anfield.
Sementara itu di Rabat, Maroko harus melewati jalan terjal untuk menyingkirkan Nigeria. Setelah 90 menit dan perpanjangan waktu berakhir tanpa gol, pertandingan ditentukan lewat adu penalti yang menegangkan. Kiper Yassine Bounou tampil sebagai pahlawan dengan menggagalkan eksekusi Samuel Chukwueze dan Bruno Onyemaechi.
Tendangan penentu kemudian dilepaskan Youssef En-Nesyri. Eksekusinya yang tenang memicu ledakan sorak lebih dari 65 ribu pendukung Maroko di Stadion Prince Moulay Abdellah. Meski sempat ada momen tegang ketika penalti Hamza Igamane ditepis Stanley Nwabali, kapten Achraf Hakimi dan rekan-rekannya mampu menjaga ketenangan.
Pelatih Maroko, Walid Regragui, mengakui betapa beratnya laga tersebut. Ia menyebut kemenangan itu sebagai hadiah bagi rakyat Maroko, meski mengingatkan timnya harus segera memulihkan tenaga setelah menguras begitu banyak energi.
Kini, final AFCON 2026 akan mempertemukan dua kekuatan Afrika: Maroko yang diusung puluhan ribu pendukungnya sendiri, dan Senegal yang dipimpin Sadio Mane, sang pematah mimpi. Satu langkah terakhir menanti, sementara bagi Mohamed Salah, penantian akan trofi Afrika kembali harus berlanjut.
(sto)


















































