loading...
Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengadakan audiensi dengan Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi membahas penanganan kekerasan seksual di perguruan tinggi. Foto/Diktisaintek.
JAKARTA - Mendiktisaintek Brian Yuliarto menegaskan Kemendiktisaintek memberikan perhatian serius terhadap isu kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi dan memastikan penanganan yang komprehensif serta berkeadilan.
Sebelumnya diberitakan, kasus dugaan pelecehan seksual di grup chat mahasiswa FHUI menjadi viral hingga 16 pelaku pun mendapat sanksi pembekuan status akademik.
Baca juga: Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa Viral, IPB Janji Tindak Tegas
“Kami sangat menaruh perhatian besar pada isu tersebut, kami mendengar kegelisahan publik, dan kami menyikapi ini dengan sangat serius. Sejak kabar ini muncul, saya langsung berkomunikasi dan berkoordinasi dengan rektor dari kampus terkait. Diskusi saya bersama Ibu Menteri PPPA hari ini adalah bentuk tindak lanjut untuk mengawal kasus tersebut. Kami ingin memastikan bahwa langkah yang diambil pihak kampus benar-benar tepat, dan kami pastikan penyelesaian kasus ini tidak akan berhenti di tengah jalan,” ujar Menteri Brian.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto pun melakukan audiensi bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA), Arifatul Choiri Fauzi, Rektor Universitas Indonesia (UI), Heri Hermansyah, serta perwakilan unsur mahasiswa, Kamis, (16/4/2026).
Baca juga: UI Nonaktifkan Status Akademik 16 Mahasiswa FHUI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Grup Chat
Brian menegaskan, Kemendiktisaintek memberikan perhatian serius terhadap isu kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi dan memastikan penanganan yang komprehensif serta berkeadilan.
















































