loading...
Ketua Komunitas Mobil Elektrik Indonesia (KOLEKSI), Arwani Hidayat, memaparkan pentingnya standarisasi instalasi pengisian daya rumahan dalam forum Zero Emission and Zero Accident di Museum Listrik Energi Baru, TMII, Jakarta, Sabtu (24/1/2026). Foto: Ko
JAKARTA - Ketakutan akan api yang melahap baterai masih jadi momok psikologis terbesar yang menghambat masyarakat beralih ke kendaraan listrik (EV) di Indonesia.
Narasi tentang "bom waktu" di garasi rumah akibat pengisian daya baterai kerap beredar liar tanpa verifikasi teknis, menciptakan resistensi pasar yang tidak berdasar pada data riil.
Untuk melawan disinformasi ini, Komunitas Mobil Elektrik Indonesia (KOLEKSI) bersama PT PLN (Persero) mendesak pemerintah segera menetapkan standar keselamatan nasional yang rigid.
Langkah ini dianggap krusial untuk menghapus mitos kebakaran dan memberikan kepastian keamanan bagi konsumen.
Ketakutan vs Realitas

Dalam forum bertajuk "Zero Emission and Zero Accident" yang digelar di Museum Listrik Energi Baru, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (24/1/2026), terungkap fakta mengejutkan dari lanskap global.
Survei Global EV Alliance (GEVA) tahun 2025 merilis data yang valid: dari 26.071 responden pengemudi EV yang tersebar di 30 negara, sebanyak 77 persen menilai mitos—termasuk isu kebakaran—sebagai hambatan terbesar adopsi kendaraan listrik.
Angka mayoritas ini menunjukkan bahwa musuh utama elektrifikasi saat ini bukanlah harga atau jarak tempuh, melainkan persepsi keselamatan.
Jika persepsi ini tidak diluruskan dengan edukasi berbasis data dan regulasi teknis, target bauran energi nasional akan sulit tercapai.
Konsumen butuh jaminan bahwa mobil yang mereka beli tidak akan membahayakan keluarga mereka saat diisi daya di rumah.
Mencegah Thermal Runaway dengan Regulasi

Ketua KOLEKSI, Arwani Hidayat, menegaskan bahwa kendaraan listrik pada dasarnya aman. Insiden yang terjadi seringkali bukan karena cacat produksi kendaraan, melainkan faktor eksternal seperti instalasi listrik yang tidak memenuhi syarat.


















































