MPMInsurance Bayar Klaim Properti Rp1,2 Miliar Akibat Cuaca Ekstrem

1 hour ago 2

loading...

MPMInsurance merealisasikan pembayaran klaim asuransi properti kepada PT Harum Sari Prima Food Industries. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika (MPMInsurance) merealisasikan pembayaran klaim asuransi properti senilai Rp1,28 miliar kepada PT Harum Sari Prima Food Industries yang terdampak bencana banjir akibat cuaca ekstrem. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam memberikan kepastian perlindungan asset serta mendukung keberlanjutan operasional dunia usaha di tengah meningkatnya tantangan perubahan iklim.

"Bagi pelaku industri, gangguan operasional akibat perubahan cuaca ekstrem dan bencana alam tentu membawa dampak yang tidak mudah terhadap keberlangsungan bisnis. Komitmen kami untuk ‘Melindungi dengan Pasti, Mendampingi dengan Hati’ dibuktikan lewat tindakan nyata, di mana fokus kami adalah memberikan kepastian agar operasional usaha nasabah dapat segera berjalan normal kembali," kata Direktur Marketing MPMInsurance, Poppy Panca seperti dikutip, Selasa (2/6/2026).

Baca Juga: MPMInsurance Usung Identitas Baru Perkuat Penetrasi Pasar

Penyerahan simbolis dana klaim sebesar Rp1.287.042.151 tersebut dilakukan langsung oleh Poppy Panca kepada Direktur sekaligus Pemegang Saham PT Harum Sari Prima Food Industries, Djoenaidi Djohan. Pembayaran ini merujuk pada penyelesaian berkas klaim atas insiden banjir yang merendam fasilitas produksi industri makanan tersebut beberapa waktu lalu.

Peristiwa kerugian itu sendiri dipicu oleh tingginya curah hujan selama sepekan pada Januari 2026 yang mengakibatkan sungai di belakang area pabrik PT Harum Sari Prima Food Industries di kawasan Balaraja, Kabupaten Tangerang, meluap. Air luapan kemudian merembes masuk ke dalam bangunan utama fasilitas produksi, sehingga menghentikan sebagian besar aktivitas operasional perusahaan.

Insiden tersebut menggarisbawahi bahwa risiko cuaca ekstrem kini menjadi ancaman nyata yang wajib diantisipasi oleh para pelaku industri. Gangguan operasional akibat banjir terbukti tidak hanya merusak aset fisik dan fasilitas pabrik, melainkan juga berpotensi memutus rantai pasok, menghambat jalur distribusi produk, hingga menurunkan produktivitas perusahaan secara signifikan.

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |