Na Willa Tayang di London, Budaya Indonesia Meriahkan CelebrAsia 2026

4 hours ago 3

loading...

Tarian Bali meriahkan CelebrAsia, festival tahunan budaya Asia Tenggara terbesar di London. Foto: Dok KBRI Indonesia di London

JAKARTA - Film keluarga Indonesia Na Willa mendapat sambutan hangat dari masyarakat London saat diputar dalam festival CelebrAsia 2026 di Battersea Power Station. Pemutaran film tersebut menjadi bagian dari rangkaian “Celebrate Indonesia at CelebrAsia” yang digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London bersama seniman, komunitas budaya, dan pelaku usaha Indonesia.

Na Willa diputar di The Cinema in the Power Station pada 12–13 September 2026. Kehadiran film ini menjadi kesempatan bagi penonton Inggris untuk menyaksikan karya sinema Indonesia di layar lebar sekaligus mengenal kehidupan masyarakat Indonesia dari sudut pandang yang dekat dan humanis.

Aktris cilik pemeran Na Willa, Louisa Adreena, juga turut menyapa penonton London secara daring melalui panggilan video. Penonton berkesempatan berinteraksi langsung dan menyampaikan apresiasi atas penampilan Louisa maupun film Na Willa secara keseluruhan.

Berlatar Surabaya pada era 1960-an, Na Willa mengisahkan seorang anak perempuan berusia enam tahun yang tumbuh dengan rasa ingin tahu, persahabatan, serta berbagai perubahan di sekelilingnya. Cerita disampaikan melalui sudut pandang seorang anak sehingga terasa hangat dan dekat, sekaligus mudah dipahami oleh penonton dari berbagai latar budaya.

Sambutan positif dari penonton di London menunjukkan bahwa kisah yang berangkat dari pengalaman masyarakat Indonesia tetap dapat menemukan relevansinya di tengah penonton internasional.

“Indonesia memiliki begitu banyak cerita yang layak dikenal dunia. Melalui film, musik, tari, dan berbagai bentuk ekspresi budaya lainnya, kita dapat memperkenalkan Indonesia dengan cara yang lebih dekat dan personal,” ujar Duta Besar RI untuk Inggris, Irlandia, dan IMO, Desra Percaya.

“Saya senang melihat karya-karya Indonesia mendapat sambutan hangat dari masyarakat Inggris. Ini menunjukkan bahwa meskipun kita memiliki latar budaya yang berbeda, ada banyak pengalaman dan nilai kemanusiaan yang dapat kita rasakan bersama. Saya harap semakin banyak karya kreatif Indonesia yang dapat menjangkau penonton internasional dan membuka rasa ingin tahu untuk mengenal Indonesia lebih jauh,” lanjutnya.

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |