loading...
New Front Group, menyiapkan investasi untuk membangun ekosistem kendaraan listrik berbasis AI di Indonesia. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Perusahaan teknologi asal Tiongkok, New Front Group, menyiapkan investasi awal lebih dari USD1 miliar untuk membangun ekosistem kendaraan listrik berbasis kecerdasan buatan (AI) di Indonesia. Investasi tersebut mencakup pembangunan fasilitas manufaktur di Karawang dan Subang, Jawa Barat, serta pengembangan jaringan kendaraan, baterai, dan layanan penukaran baterai.
"Inisiatif ini bukan hanya tentang menghadirkan teknologi dari luar negeri, tetapi tentang bagaimana teknologi tersebut dapat menjadi katalis perubahan, membuka peluang baru, menciptakan lapangan kerja, membangun talenta masa depan, serta memperkuat posisi Indonesia dalam peta industri teknologi global," kata Achmad Taufan Soedirdjo dalam keterangan tertulis, Selasa (25/8/2026).
Baca Juga: Motor Listrik Lipat Diperkenalkan, Hilangkan Kekhawatiran saat Parkir
Achmad Taufan Soedirdjo yang membuka ruang kolaborasi strategis untuk pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan teknologi yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta industri nasional.
New Front Group akan bekerja sama dengan mitra investasi Danantara untuk membangun pabrik perakitan kendaraan, perusahaan motor dan kontrol elektrik, serta kawasan industri pendukung komponen lokal. Rencana tersebut diarahkan untuk mendukung peta jalan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang menargetkan kandungan lokal 60% pada 2027–2029 dan 80% pada 2030.
Perusahaan memproyeksikan investasi itu membuka lebih dari 100.000 lapangan kerja dan melibatkan lebih dari 30 pemasok komponen dalam negeri. Pengembangan tenaga kerja lokal juga mencakup bidang teknologi, rekayasa, penelitian dan pengembangan, digital, distribusi, serta layanan purnajual.


















































