Reses Donizar di Limo Koto, Warga Sampaikan Aspirasi Posyandu hingga Jalan Tani

17 hours ago 1

Pasaman — Kegiatan reses anggota legislatif Donizar di Nagari Limo Koto, Jorong Aia Abu, Kamis (5/2/2026), berlangsung hangat dan penuh antusias. Sejak sore hari, ratusan warga memadati lokasi untuk bertatap muka langsung dan menyampaikan berbagai aspirasi yang selama ini dirasakan masyarakat.

Suasana reses tampak hidup. Warga secara bergantian menyampaikan usulan, mulai dari peningkatan layanan kesehatan, dukungan kegiatan keagamaan, hingga kebutuhan infrastruktur pertanian dan irigasi. Setiap aspirasi kerap disambut tepuk tangan dan anggukan warga, mencerminkan besarnya harapan agar suara mereka dapat diperjuangkan.

Salah seorang warga, Upik (50), menyoroti pentingnya perhatian terhadap fasilitas Posyandu. Ia menilai upaya pemerintah menekan angka stunting harus dibarengi dengan sarana pendukung yang memadai di tingkat nagari.

“Untuk Posyandu kami butuh meja periksa, tikar, dan kursi. Pemerintah serius menekan stunting, maka Posyandu juga harus benar-benar diperhatikan, ” ujarnya.

Aspirasi juga datang dari kelompok wirid yasin yang beranggotakan 21 orang. Mereka berharap adanya bantuan seragam sebagai identitas dan penunjang kekompakan kegiatan keagamaan.

“Kami berharap ada bantuan baju wirid agar kegiatan kami lebih rapi dan kompak, ” ungkap perwakilan kelompok wirid.

Di bidang pertanian, Musir, seorang petani setempat, mengeluhkan sulitnya akses menuju lahan pertanian akibat belum tersedianya jalan usaha tani yang memadai.

“Kami minta pembukaan jalan usaha tani Tabesan Balapan. Selama ini kami kesulitan membawa hasil panen karena akses belum ada, ” katanya.

Selain itu, warga juga mengusulkan perbaikan saluran irigasi yang dinilai sudah tidak optimal dan menyulitkan petani dalam mengairi sawah.

“Kalau irigasi diperbaiki, tentu sangat membantu masyarakat, khususnya petani, ” ujar salah seorang warga lainnya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Donizar menegaskan bahwa seluruh masukan warga akan dicatat dan diperjuangkan sesuai kewenangan serta mekanisme yang berlaku. Ia menekankan bahwa reses merupakan momentum penting untuk menyerap langsung kebutuhan masyarakat.

“Semua aspirasi hari ini sangat penting, mulai dari Posyandu, kegiatan keagamaan, hingga infrastruktur pertanian. Ini akan saya bawa dan perjuangkan agar dapat ditindaklanjuti melalui program dan anggaran yang tersedia, ” kata Donizar.

Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi warga Limo Koto yang hadir dan aktif menyampaikan pendapat. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar pembangunan benar-benar tepat sasaran.

Kegiatan reses ditutup dengan dialog santai antara Donizar dan warga, yang berharap aspirasi yang disampaikan dapat terwujud nyata dalam waktu mendatang. (*)

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |