Reses Perorangan di Bukittinggi, Yesi Endriani Dorong Penguatan Data Dasawisma dan Serap Aspirasi Masyarakat

5 hours ago 1

Bukittinggi, 19 Agustus 2026 — Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Komisi V, Yesi Endriani, S.M., melaksanakan reses masa sidang III Tahun 2026 di Kota Bukittinggi, Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Sosialisasi Digitalisasi Dasawisma yang digelar di Hall Balaikota Bukittinggi, Rabu (19/8).

Dalam kegiatan tersebut, Yesi Endriani menegaskan bahwa reses merupakan bagian penting dari tugas anggota DPRD untuk turun langsung ke tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi sekaligus melihat kebutuhan yang berkembang di lapangan.

Menurut Yesi, pelaksanaan reses yang dirangkaikan dengan kegiatan Sosialisasi Digitalisasi Dasawisma juga menjadi bentuk efisiensi kegiatan di tengah kondisi keuangan yang harus dikelola secara cermat dan tepat sasaran.

“Dalam kondisi keuangan yang harus kita kelola dengan baik, tentu kita perlu melakukan efisiensi. Karena itu, kegiatan reses ini kita rangkaikan dengan kegiatan yang memang menyentuh langsung masyarakat. Selain mendapatkan materi pemberdayaan, kita juga dapat mendengar langsung aspirasi masyarakat, ” ujar Yesi.

Ia mengatakan, reses bukan sekadar agenda formal anggota DPRD, tetapi menjadi ruang untuk berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat. Berbagai aspirasi dan persoalan yang disampaikan akan menjadi bahan untuk diperjuangkan sesuai kewenangan DPRD Provinsi Sumatera Barat.

“Aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kita catat dan menjadi bahan bagi kami untuk diperjuangkan sesuai kewenangan kita di DPRD Provinsi Sumatera Barat, ” katanya.

Yesi juga memberikan perhatian terhadap keberadaan kader Dasawisma yang dinilainya memiliki peran strategis karena berada paling dekat dengan keluarga dan lingkungan masyarakat. Menurutnya, data yang dikumpulkan kader dari tingkat keluarga dapat menjadi salah satu dasar penting dalam menentukan program pembangunan yang lebih tepat sasaran.

“Data keluarga itu sangat penting. Dari Dasawisma kita bisa mengetahui kondisi masyarakat secara lebih dekat, mulai dari jumlah anggota keluarga, lansia, kondisi keluarga, sampai perubahan data warga. Karena itu, pendataan harus dilakukan dengan baik dan terus diperbarui, ” ujar Yesi.

Ia mendorong proses digitalisasi Dasawisma terus dikembangkan agar pendataan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pencatatan manual. Dengan sistem digital, proses input, pembaruan, rekapitulasi dan pemantauan data diharapkan menjadi lebih cepat, tertib dan akurat.

Yesi juga mengapresiasi para kader Dasawisma yang selama ini aktif menjalankan tugas di tengah masyarakat. Menurutnya, kader tidak hanya berperan dalam pendataan, tetapi juga menjadi penggerak berbagai kegiatan sosial, kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, Tati Sumarni dalam pemaparannya menjelaskan bahwa Dasawisma memiliki peran penting dalam membantu PKK melakukan pendataan keluarga dan lingkungan. Dasawisma merupakan kelompok masyarakat yang berada paling dekat dengan keluarga sehingga memiliki posisi strategis dalam mengetahui kondisi warga secara langsung.

“PKK adalah Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga. Dasawisma menjadi salah satu ujung tombak dalam melakukan pendataan dan menggerakkan masyarakat di lingkungan masing-masing, ” jelas Tati Sumarni.

Ia menjelaskan, ketua atau koordinator Dasawisma bertugas melakukan pendataan keluarga, mulai dari jumlah anggota keluarga, lansia, kondisi rumah tangga, hingga warga yang lahir, meninggal, pindah maupun datang.

Menurut Tati, terdapat tiga tugas utama koordinator Dasawisma, yakni pendataan potensi keluarga, penggerakan peran serta masyarakat dan penyebaran informasi.

Dalam pendataan potensi keluarga, koordinator Dasawisma melakukan pencatatan kondisi keluarga dan lingkungan serta memetakan sekitar 10 hingga 20 kepala keluarga dalam lingkup RT/RW. Data tersebut harus terus diperbarui agar sesuai dengan kondisi masyarakat yang sebenarnya.

“Data itu harus hidup, artinya terus diperbarui. Ada warga yang lahir, meninggal, pindah atau datang, semua harus tercatat. Begitu juga data lansia dan kondisi keluarga lainnya, ” katanya.

Selain pendataan, koordinator Dasawisma juga memiliki tugas menggerakkan peran serta masyarakat. Kader diharapkan mampu mengajak warga aktif dalam kegiatan sosial, kesehatan seperti Posyandu, menjaga kebersihan lingkungan, serta menghidupkan kembali semangat gotong royong dan kerja bakti.

Tugas lainnya adalah menyampaikan berbagai program kerja maupun informasi dari pemerintah dan PKK kepada masyarakat. Dengan demikian, Dasawisma menjadi jembatan komunikasi dua arah antara masyarakat dengan pengurus PKK.

“Dasawisma ini bukan hanya soal pendataan. Kita juga menggerakkan masyarakat dan menjadi penghubung informasi. Apa yang menjadi program pemerintah dan PKK bisa disampaikan kepada warga, begitu juga persoalan yang ada di masyarakat dapat disampaikan kembali kepada pengurus, ” ungkapnya.

Selain Tati Sumarni, kegiatan tersebut juga menghadirkan Vina Kumala dari Dapil Kecamatan Guguk Panjang serta narasumber dari Pokja IV yang memberikan materi terkait kesehatan, khususnya pencegahan stunting dan tuberkulosis (TB).

Materi digitalisasi Dasawisma diberikan untuk mendorong kader mulai beralih dari sistem pencatatan manual menuju sistem digital. Digitalisasi diharapkan dapat mempercepat proses pelaporan, mengurangi kesalahan pencatatan serta mempermudah pemantauan dan pembaruan data.

Sementara materi kesehatan menekankan peran kader dalam mendukung pencegahan stunting dan TB di masyarakat, termasuk pentingnya deteksi dini serta penyampaian informasi kepada pihak terkait.

Melalui reses masa sidang III Tahun 2026 tersebut, Yesi Endriani berharap aspirasi masyarakat Dapil III Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi dapat terhimpun dengan baik dan menjadi bahan perjuangan di DPRD Provinsi Sumatera Barat.

Kegiatan tersebut sekaligus diharapkan memperkuat peran Dasawisma dalam pendataan keluarga, pemberdayaan masyarakat dan kesehatan lingkungan, sehingga pembangunan dapat berjalan lebih tepat sasaran berdasarkan data dan kebutuhan masyarakat.(**)

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |