loading...
Rusia luncurkan serangan rudal dan drone ke Ibu Kota Ukraina, Kyiv, pada Kamis (2/7/2026) sebagai pembalasan. Sebanyak 11 orang tewas. Foto/Telegram/ASupersharij
KYIV - Ibu Kota Ukraina, Kyiv, dan beberapa kota lain di seluruh negeri dihantam oleh serangan gabungan drone dan rudal Rusia pada Kamis (2/7/2026) pagi. Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan serangan besar-besaran ini sebagai pembalasan atas serangan drone Kyiv yang menargetkan fasilitas bahan bakar di Moskow.
Menteri Dalam Negeri Ukraina Ihor Klymenko mengatakan serangan musuh pagi ini telah menewaskan 11 orang dan merusak 20 bangunan tempat tinggal di Kyiv.
Baca Juga: Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi serangan dilakukan dengan senjata jarak jauh berpresisi tinggi. "Menargetkan perusahaan dan fasilitas industri militer serta fasilitas bahan bakar dan energi di kota Kyiv dan wilayah Kyiv, serta lapangan terbang militer dan infrastruktur lainnya di wilayah Dnipro, Poltava, Cherkasy dan Chernihiv," katanya.
Moskow sebelumnya telah berjanji untuk melakukan serangan sistematis dan konsisten terhadap instalasi militer Ukraina, lokasi pembuatan drone, pos komando, dan pusat pengambilan keputusan sebagai balasan atas serangan mematikan oleh militer Kyiv.
Banyak warga berlindung di stasiun metro setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan otoritas lainnya mengeluarkan peringatan pertama tentang serangan tersebut.
Tymur Tkachenko, kepala Administrasi Militer Kota Kyiv, mengatakan 54 orang terluka, termasuk dua anak. Menurutnya, kerusakan tercatat di 30 lokasi di seluruh kota, terutama bangunan tempat tinggal dan infrastruktur sipil.


















































