Sohibul Iman Nilai Pentingnya Kepemimpinan yang Mengubah Menjadi Kekuatan Nasional

2 hours ago 1

loading...

Ketua Majelis Syura PKS Sohibul Iman. Foto: Istimewa

JAKARTA - Ketua Majelis Syura PKS Sohibul Iman menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan kepemimpinan yang mampu mengubah besarnya potensi bangsa menjadi kekuatan nasional yang nyata. Sohibul menyampaikan pandangan tersebut dalam FGD Kepemimpinan dan Lingstra Nasional MPP PKS di Aula Utama Kantor DPTP PKS, Jakarta, Selasa 15 September 2026.

Menurutnya, ukuran keberhasilan kepemimpinan bukan semata pada seberapa besar sumber daya yang dimiliki, tetapi pada kemampuan mengonversi potensi tersebut menjadi kapasitas, produktivitas, dan kemajuan. Sohibul menyampaikan pandangan tersebut.

Ia menilai tantangan Indonesia hari ini bukan karena bangsa ini kekurangan potensi, tetapi karena kapasitas riil yang dihasilkan masih belum sepenuhnya mencerminkan besarnya sumber daya manusia, sumber daya alam, dan kekuatan institusi yang dimiliki. “Kepemimpinan yang baik adalah kepemimpinan yang mampu melipatgandakan potensi yang ada,” ujarnya dikutip Kamis (17/9/2026).

Baca juga: AMY Pimpin Silaturahmi Kebangsaan PKS ke Golkar, Hasilkan Komitmen Bersama Majukan UMKM dan Bela Palestina

Karena itu, pemimpin tidak cukup hanya berperan sebagai administrator yang menjaga keadaan tetap berjalan, tetapi harus menjadi value creator yang mampu menemukan, mengorganisasi, dan mengembangkan kekuatan bangsa sehingga melahirkan kapasitas-kapasitas baru.

Dalam perspektif kepemimpinan Islam, Sohibul mengingatkan empat karakter utama yang dicontohkan Rasulullah SAW, yakni shiddiq, amanah, fathanah, dan tabligh. Shiddiq menegaskan pentingnya kejujuran dan integritas, amanah menuntut tanggung jawab dan kemampuan menjaga kepercayaan, fathanah mencerminkan kompetensi dan kecakapan, sedangkan tabligh menuntut keterbukaan, komunikasi, transparansi, dan keteladanan.

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |