Tak Ingin Warga Lebaran di Pengungsian, Tito Percepat Penyediaan Hunian bagi Korban Bencana

6 hours ago 5

loading...

Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Tito Karnavian menargetkan semua pengungsi korban bencana di Sumatera tidak lagi tinggal di tenda sebelum perayaan Idulfitri 2026. Foto: Danandaya

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang juga Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Tito Karnavian menargetkan semua pengungsi korban bencana di Sumatera tidak lagi tinggal di tenda sebelum perayaan Idulfitri 2026. Target itu disampaikan Tito saat menghadiri penyerahan ambulans bagi daerah terdampak bencana hidrometeorologi Sumatera di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2026).

Dalam kesempatan itu, pemerintah menegaskan pentingnya percepatan penanganan pengungsi agar para penyintas dapat segera menempati hunian yang lebih layak. Tito menjelaskan, keberadaan pengungsi di tenda tidak seharusnya berlangsung terlalu lama karena dapat memicu berbagai persoalan kesehatan maupun psikologis, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak.

“Kami juga menarget sebelum Lebaran tidak ada lagi yang di tenda. Jangan terlalu lama di tenda karena tidak bagus untuk kesehatan mental, tidak bagus kesehatan fisik,” kata Tito.

Baca juga: Pengungsi Turun 99,63 Persen, DPR Puji Kinerja Satgas PRR Tangani Bencana di Sumatera

Ia menambahkan, tinggal di tenda dalam waktu yang berkepanjangan juga berpotensi menimbulkan berbagai risiko kesehatan, mulai dari penyakit kulit hingga penularan penyakit menular pada anak-anak. “Yang bahaya kalau anak-anak kena campak,” ujarnya.

Tito menyampaikan jumlah pengungsi saat ini terus menurun seiring percepatan penanganan yang dilakukan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah. Pada awal bencana, jumlah pengungsi sempat mencapai sekitar 12.000 orang, namun kini telah berkurang secara signifikan. “Cepat sekali berkurang, dari 12.000 sekarang tinggal sekitar 1.600-an,” kata Tito.

Pemerintah juga terus memperkuat koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), untuk mempercepat pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak.

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |