20 Jemaah Haji Dirawat di RS Arab Saudi, Penyebabnya Kelelahan

5 hours ago 4

loading...

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat terdapat 20 jemaah haji yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit (RS) Arab Saudi. Sementara, ada 22 jemaah haji yang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Foto: Ist

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat terdapat 20 jemaah haji yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit (RS) Arab Saudi. Sementara, ada 22 jemaah haji yang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).

"Data Pusat Kesehatan Haji yang kami terima, saat ini di Madinah ada 22 jemaah Indonesia yang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia. Kemudian, 4 jemaah dirujuk ke RS Arab Saudi dan total saat ini yang dirawat di rumah sakit sebanyak 20 jemaah," ujar Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu (26/4/2026).

Baca juga: 22 Ribu Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

Mayoritas jemaah yang dirawat mengidap penyakit tekanan darah tinggi hingga diabetes melitus. Penyakit itu muncul akibat faktor kelelahan.

Dia mengimbau jemaah untuk menjaga kesehatan dan stamina selama berada di Tanah Suci, khususnya di Madinah. Apalagi suhu di Madinah mencapai 37 derajat celcius.

"Kalau kita cek hari ini suhunya sekitar 28 hingga 37 derajat celcius. Cukup terik nanti di siang harinya," ucapnya.

Maria menyarankan para jemaah sering-sering minum air putih dan vitamin. Jemaah juga untuk tak sering melaksanakan salat di masjid pada siang hari.

"Kenapa? Karena informasi yang kami dapatkan juga dari Pusat Kesehatan Haji karena mayoritas jemaah haji yang kemudian harus dirawat begitu di rumah sakit baik di Klinik Kesehatan Haji Indonesia maupun RS Arab Saudi mayoritas pemicunya kelelahan," ungkapnya.

"Nah, kemudian bisa timbul berbagai penyakit yang mungkin diderita oleh jemaah haji lalu muncul ketika jemaah sedang beribadah di Tanah Suci," tambahnya.

(jon)

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |