Honda Prelude Bawa Fitur S+ Shift yang Bikin Mobil Hybrid Terasa Nakal

2 hours ago 7

loading...

Di tengah gempuran mobil listrik murni yang menawarkan akselerasi instan namun seringkali terasa steril dan hampa, Honda mengambil jalur berbeda. Foto: Sindonews/Danang Arradian

JAKARTA - Honda Prelude terbaru tampil memukau dengan siluet coupe aerodinamis, menandai era baru mobil sport hybrid yang tidak mengorbankan kesenangan berkendara.

Mobil sport 2 pintu itu resmi membuka pemesanan di Indonesia, membawa angin segar bagi pasar otomotif nasional lewat mesin hybrid 2.0L bertenaga 203 PS dan teknologi S+ Shift yang dirancang untuk mengembalikan "jiwa" pada kendaraan elektrifikasi.

Honda Prelude Bawa Fitur S+ Shift yang Bikin Mobil Hybrid Terasa Nakal

Di tengah gempuran mobil listrik murni yang menawarkan akselerasi instan namun seringkali terasa steril dan hampa, Honda mengambil jalur berbeda.

Pabrikan asal Jepang ini tidak sekadar menjual efisiensi bahan bakar atau angka nol emisi. Mereka menjual metafora biologis: "+1°C".

Filosofi ini bukanlah kode teknis rumit, melainkan ukuran sederhana dari peningkatan suhu tubuh manusia saat mengalami kegembiraan.

Honda ingin Prelude menaikkan suhu tubuh pengemudinya melalui keterlibatan emosional. Bukan kesenangan yang vulgar dan liar, melainkan kenikmatan presisi—sebuah dialog antara manusia dan mesin yang sering hilang di era baterai.

S+ Shift: Melawan Kehampaan E-CVT

Honda Prelude Bawa Fitur S+ Shift yang Bikin Mobil Hybrid Terasa Nakal

Penggemar otomotif (petrolhead) acap mengeluhkan hilangnya sensasi perpindahan gigi pada mobil hybrid atau listrik yang menggunakan transmisi CVT atau single-gear. Honda menjawab kegelisahan ini dengan fitur S+ Shift.

Sistem ini adalah antitesis dari kehalusan mobil listrik biasa. Meski menggunakan transmisi e-CVT yang secara teknis tidak memiliki gigi bertingkat, Honda merekayasa sistem ini untuk mensimulasikan 8 percepatan virtual (8 virtual gears).

Honda Prelude Bawa Fitur S+ Shift yang Bikin Mobil Hybrid Terasa Nakal

Melalui paddle shifter di balik kemudi, pengendara dapat "mengoper" gigi selayaknya mobil sport konvensional. Hasilnya adalah respons throttle yang lebih hidup. Sistem ini tidak hanya memanipulasi putaran mesin, tetapi juga menyinkronkan suara mesin saat akselerasi maupun deselerasi, lengkap dengan visual takometer yang agresif.

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |