Korban Banjir dan Longsor di Aceh, Mendagri: Saya Ditugasi Presiden Mendata Kebutuhan Korban

17 hours ago 5

loading...

Mendagri Tito Karnavian meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, Aceh bersama Wagub Aceh, Fadhlullah. Foto/Ist

PIDIE - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, Aceh bersama Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah. Dalam kunjungannya, ia menyerap aspirasi masyarakat, mendengarkan kebutuhan mendesak warga, serta mendiskusikan langkah mitigasi agar bencana serupa tidak terjadi lagi.

"Saya diberi tugas oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mendata berbagai kebutuhan korban banjir dan tanah longsor di Aceh. Saya juga dihubungi oleh Menteri Sekretaris Negara yang tahu saya di sini. Saya diminta menginformasikan apa saja yang diperlukan, misalnya tanggul," kata Tito saat berdialog dengan warga di Gampong Tiba Mesjid, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Aceh, Sabtu (29/11/2025).

Baca juga: Prabowo Instruksikan Penanganan Serius Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Tito juga menyoroti dampak bencana terhadap pasokan listrik, pembangkit listrik menuju wilayah barat, termasuk
Banda Aceh, Pidie Jaya, dan Bireuenikut terdampak. Sehingga banyak daerah gelap.

Di Banda Aceh, kebutuhan listrik sementara dialihkan dari wilayah Nagan Raya, sehingga pelayanan PLN menjadi tidak maksimal.

Setelah itu, Mendagri melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Pidie Jaya untuk memantau kondisi jembatan penghubung jalur Medan-Aceh di Simpang Empat Merdu, yang terputus akibat longsor.

"Selain rumah warga yang terendam hingga atap, terdapat infrastruktur vital yang rusak, termasuk jembatan penghubung jalur Medan - Aceh yang terputus akibat longsor. Kondisi ini menyebabkan gangguan transportasi dari Medan ke Aceh," ujar Tito di Kabupaten Pidie Jaya.

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |