Iran Konfirmasi Khamenei Tewas Diserang AS-Israel, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari

5 hours ago 1

loading...

Pemerintah Iran konfirmasi Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei telah meninggal akibat serangan gabungan AS-Israel. Iran juga umumkan masa berkabung 40 hari. Foto/X @khamenei_ir

TEHERAN - Pemerintah Iran pada hari Minggu (1/3/2026) mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei telah meninggal dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Sabtu pagi. Pemerintah Republik Islam juga mengumumkan 40 hari masa berkabung nasional.

Beberapa kantor berita Iran, termasuk Tasnim, Mehr, dan Press TV, secara bersamaan mengumumkan bahwa pemimpin berusia 86 tahun itu telah "gugur sebagai martir" dalam serangan tersebut.

Baca Juga: Media Israel: Foto Jenazah Khamenei Ditunjukkan kepada Trump dan Netanyahu

"Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, Ayatollah Ali Khamenei, meninggal dalam serangan gabungan oleh Amerika yang kriminal dan rezim Zionis," bunyi pernyataan pemerintah Iran.

"Pada saat gugur sebagai syahid, dia sedang menjalankan tugas yang diberikan kepadanya dan berada di tempat kerjanya, ketika serangan pengecut ini terjadi," lanjut pernyataan tersebut, menepis "perang psikologis rezim Zionis" yang mengeklaim bahwa pemimpin tertinggi itu telah bersembunyi di lokasi yang aman.

“Kejahatan besar ini tidak akan pernah dibiarkan tanpa jawaban dan akan menandai babak baru dalam sejarah dunia Islam dan Syiah,” kata kantor Presiden Masoud Pezeshkian dalam sebuah pernyataan, mengumumkan 40 hari masa berkabung nasional.

“Dengan kekuatan dan keteguhan penuh...kami akan membuat para pelaku dan komandan kejahatan besar ini menyesali tindakan mereka," lanjut kantor Pezeshkian.

Konfirmasi pemerintah Iran muncul beberapa jam setelah laporan yang saling bertentangan tentang nasib Khamenei.

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |