Puncak Arus Balik, Jalur Arteri Pantura Cirebon Macet 6 Km

14 hours ago 4

loading...

Arus lalu lintas di jalur arteri Pantura Cirebon, Jawa Barat macet hingga sepanjang 6 kilometer, Sabtu (5/4/2025) malam. FOTO/TOISKANDAR

CIREBON - Puncak arus balik Lebaran 2024 menyebabkan kemacetan panjang di sepanjang jalur arteri Pantura Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (5/4/2025). Kepadatan terjadi akibat membeludaknya ribuan kendaraan, terutama sepeda motor dan mobil pribadi, yang tersendat di sejumlah titik persimpangan.

Kemacetan mencapai 6 kilometer dari Simpang Empat Lampu Merah Jalur Arteri Pantura Pemuda Kota Cirebon hingga Persimpangan Pantura Harjamukti. Kendaraan yang bergerak dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta dan Bandung hanya dapat melaju dengan kecepatan rendah.

Untuk mengurai kepadatan, petugas memberlakukan penutupan jalur dari Kota Cirebon menuju Kuningan di beberapa titik lampu merah. Selain itu, durasi traffic light di beberapa persimpangan diperpanjang guna mempercepat aliran kendaraan. Arus kendaraan dari Cirebon ke Kuningan dialihkan dan dilakukan penutupan crossing jalur untuk mengurangi antrean panjang.

Keberadaan truk besar yang sudah kembali beroperasi turut memperparah kondisi lalu lintas. Pemudik sepeda motor terpaksa merayap sepanjang jalur Pantura. Berdasarkan data Dinas Perhubungan Kota Cirebon, pada puncak arus balik H+5, jumlah kendaraan roda dua yang melintas mencapai 52.658 unit dari pukul 00.00 hingga 16.00 WIB.

Diperkirakan, arus balik pemudik, yang didominasi kendaraan roda dua, akan terus meningkat hingga Minggu dinihari seiring bertambahnya volume kendaraan yang kembali ke Jabodetabek melalui jalur arteri Pantura Cirebon.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyatakan one way nasional akan digelar Minggu (6/4/2025). Hari itu diprediksi menjadi puncak arus balik Lebaran 2025. Untuk diketahui, one way nasional merujuk pada rekayasa lalu lintas satu arah dari Tol Semarang hingga Tol Jakarta.

"Besok, kita rencananya akan melaksanakan one way nasional sambil mengikuti traffic counting sebagai acuan kita melaksanakan kebijakan one way lokal maupun nasional," kata Kapolri dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Sabtu (5/4/2025).

Kapolri telah mendapatkan laporan 2 kali digelar one way lokal pada periode arus mudik Lebaran. Sementara pada arus balik ini sudah 1 kali dilaksanakan one way lokal. Untuk data sementara, saat ini tercatat kurang lebih 40% masyarakat sudah melaksanakan kegiatan arus balik dengan proyeksi 2,1 atau 2,2 juta masyarakat yang melaksanakan mudik.

"Ada peningkatan di arus mudik kemarin yang tentunya harus diantisipasi karena arus balik ini waktunya lebih pendek dibanding arus mudik," ujarnya.

Jenderal Sigit menginstruksikan jajarannya untuk selalu siaga di lapangan mengatur lalu lintas dengan baik, serta memberikan pelayanan baik di jalur tol maupun arteri.

(abd)

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |