loading...
Dirut Jasa Raharja Muhammad Awaluddin saat kunjungan ke Komunitas Ojol Basecamp Rawa Buaya, Jakbar, Selasa (17/2/2026). Jasa Raharja terus memperluas sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas ojol. Foto/Dok. SindoNews
JAKARTA - Jasa Raharja terus memperluas sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas pengemudi ojek online (ojol) . Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin ke Komunitas Ojol Basecamp Rawa Buaya, Jakarta Barat, Selasa (17/2/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Awaluddin didampingi Kepala Kanwil Utama DKI Jakarta Jasa Raharja, Radito Risangadi. Kunjungan ini menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara Jasa Raharja, insan perusahaan di wilayah DKI Jakarta, para stakeholder, serta komunitas transportasi dalam membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan dan berorientasi pada pelayanan publik. Baca juga: 27 Kejadian Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang Selama 1-28 Januari 2026, 1 Orang Tewas
Melalui program pemberdayaan masyarakat, Jasa Raharja menghadirkan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan komunitas dan warga sekitar. Kegiatan ini sekaligus menjadi support system bagi seluruh insan Jasa Raharja DKI Jakarta, mitra transportasi, dan komunitas untuk bersama-sama menciptakan kolaborasi yang berkelanjutan demi keselamatan bersama.
Dalam arahannya, Awaluddin menekankan keselamatan di jalan raya harus dibangun melalui partisipasi seluruh pengguna jalan. Peningkatan literasi dan kapasitas komunitas menjadi fondasi penting dalam menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas .
“Budaya safety lahir dari kesadaran dan keterlibatan bersama. Melalui penguatan kapasitas komunitas, kami ingin mendorong para pengemudi menjadi pelopor keselamatan sekaligus bagian dari solusi ketika terjadi kondisi darurat di jalan,” katanya.
Salah satu program yang dilaksanakan dalam kegiatan ini adalah pengobatan gratis bagi para pengemudi ojol dan warga sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan perlindungan yang inklusif dan berkeadilan.
Selain itu, dilakukan pula pelatihan Pertolongan Pertama Pada Gawat Darurat (PPGD) oleh tenaga medis yang kompeten. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas komunitas sebagai first responder dalam penanganan awal kecelakaan lalu lintas, P A G sehingga potensi fatalitas korban dapat diminimalkan melalui respons yang cepat dan tepat.


















































