REI Dukung Pemerintah Gunakan Instrumen Perumahan Atasi Kemiskinan

3 hours ago 5

loading...

Perayaan hari ulang tahun ke-54 REI digelar secara hybrid dan diikuti 38 dewan pengurus daerah se-Indonesia. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menyatakan dukungan terhadap upaya pemerintah memanfaatkan sektor perumahan sebagai instrumen meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menekan kemiskinan. Asosiasi pengembang itu menilai kebijakan perumahan memiliki dampak luas terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

"REI berulang tahun yang ke-54 menjadi momentum tepat bagi kita semua untuk bekerja lebih baik dan berkontribusi lebih besar lagi bagi negara ini terutama dalam penyediaan hunian bagi masyarakat dan pembangunan kota kota," ungkap Ketua Umum REI Joko Suranto seperti dikutip, Kamis (12/2/2026).

Baca Juga: REI Kolaborasi Tingkatkan Kualitas Perumahan lewat Digitalisasi Pengawasan Proyek

Joko menegaskan sektor properti, khususnya perumahan, terbukti tangguh menghadapi berbagai krisis, mulai dari krisis moneter 1998, krisis finansial global 2008, hingga pandemi COVID-19. Menurutnya, industri perumahan mampu bangkit kembali dan terus berkontribusi terhadap perekonomian nasional.

Ia menambahkan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, REI optimistis sektor perumahan akan semakin mendapat perhatian sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi kemiskinan, dan menekan angka stunting. Kebijakan perumahan dinilai memiliki efek berganda terhadap industri lain dan mendorong pemerataan pembangunan.

Secara nasional, REI mencatat kontribusi anggotanya dalam pembangunan rumah mencapai 58 persen, sedangkan untuk rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah mencapai 46 persen. Posisi tersebut menjadikan REI sebagai salah satu tulang punggung penyediaan hunian di Indonesia.

Baca Juga: BPO REI Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 8%

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |